Ratusan Profesor Se-Indonesia Dukung KPK Hadapi DPR

Sebanyak 347 Profesor dari seluruh Indonesia menyatakan dukungannya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). “Ratusan profesor antikorupsi dari berbagai kampus di seluruh Indonesia menyatakan dukungannya terhadap KPK,” ujar Guru Besar Fisipol Universitas Gadjah Mada (UGM) Prof DR Muhadjir Darwin dalam siaran persnya, di Kampus Program Doktor Studi Kebijakan UGM, Senin (19/6).


Hasil gambar untuk Profesor anti korupsi

Dia menilai langkah DPR menggunakan hak angket terhadap KPK, dilakukan setelah beberapa anggotanya terindikasi terlibat korupsi di kasus e-KTP. Hal itu, kata dia, telah membuat sentimen anti korupsi di masyarakat menguat.

Setidaknya ada dua hal serius yang membuat dukungan terhadap KPKsemakin mengkristal. Pertama adalah aksi dukungan Amin Rais terhadap penggunaan hak angket oleh DPR setelah namanya disebut dalam tuntutan jaksa di sidang pengadilan dalam perkara Siti Fadilah Supari (SFS).

Kedua, mantan ketua MPR itu dengan vulgar juga menuduh institusi pimpinan Agus Raharjo sebagai lembaga yang busuk.

“Kedua hal itu bukannya membuat rakyat tidak percaya kepada KPK, namun semakin mengkristalkan dukungan," ujar Prof Muhadjir, yang juga Peneliti Senior Pusat Studi Kependudukan dan Kebijakan (PSKK) UGM itu.

Pihaknya berharap dukungan berbagai elemen masyarakat terhadap KPK, tidak dianggap enteng oleh DPR. Sehingga, para wakil rakyat patut memperhitungkannya.

“Jika proses di DPR tetap dilanjutkan, saya menduga dukungan rakyat terhadap KPK akan semakin meluas. Ini akan menimbulkan krisis kepercayaan terhadap lembaga tinggi negara tersebut,” tambah dia.

Berikut Pernyataan Guru Besar Antikorupsi yang ditandatangani 153 Profesor dari berbagai universitas di tanah air.

Kami Antikorupsi, Kami Dukung KPK

Kami – Guru Besar dari sejumlah Perguruan Tinggi di Indonesia – menyatakan keprihatianan terhadap segala upaya yang dapat melemahkan atau mengganggu eksistensi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Kami menghimbau kepada Presiden Joko Widodo, Pimpinan Partai Politik dan Pimpinan DPR/ MPR RI untuk tetap menjadi bagian penting bagi upaya pemberantasan korupsi dan mendukung langkah KPK memerangi korupsi. Presiden Joko Widodo dan jajaran Kepolisian sebaiknya dapat mengungkap pelaku penyerangan terhadap Novel Baswedan – penyidik KPK dengan segera. Pimpinan Partai Politik dan DPR/MPR sebaiknya membatalkan penggunaan hak angket untuk KPK karena baik prosedur, subjek dan objeknya tidak tepat secara hukum.

Kami ingin menegaskan kembali bahwa Kami bersama dan tetap akan mendukung KPK karena KPK adalah harapan bagi upaya mewujudkan Indonesia yang bersih dan bebas dari korupsi.

Indonesia, 19 Juni 2017

Guru Besar Antikorupsi

1. Prof. A. Hamid Sarong (UIN Ar Raniry Aceh)
2. Prof. A. Sudiarja (STF Driyarkara)
3. Prof. AAIN. Marhaeni, M. A (Univ. Pendidikan Ganesha)
4. Prof. Abdullah Sulaiman (Universitas Islam Negeri Jakarta)
5. Prof. Abraham Lomi. M. Eng (Institut Teknologi Nasional Malang)
6. Prof. Adler Manurung (Universitas Bina Nusantara)
7. Prof. Agus Pramusinto (Universitas Gadjah Mada)
8. Prof. Agus Setiyono (Institut Pertanian Bogor)
9. Prof. Ahmad Rofiudin (Universitas Negeri Malang)
10. Prof. Akhmad Fauzi (UPN Veteran Jawa Timur)
11. Prof. Akmal Taher (Universitas Indonesia)
12. Prof. Alfitri (Universitas Sriwijaya)
13. Prof. Ali Agus (Universitas Gadjah Mada)
14. Prof. Almasdi Syahza (Universitas Riau)
15. Prof. Alois A. Nugroho (Universitas Katolik Atma Jaya Jakarta)
16. Prof. Aloysius Uwiyono (Universitas Indonesia)
17. Prof. Ambariyanto (Universitas Diponegoro)
18. Prof. Ambo Tuwo (Universitas Hasanuddin)
19. Prof. Aminuddin Salle (Universitas Hasanuddin)
20. Prof. Amir Kamal (Universitas Hasanuddin)
21. Prof. Amiruddin (Universitas Hasanuddin)
22. Prof. Amran Achmad (Universitas Hasanuddin)
23. Prof. Anak Agung Gede Agung (Undiksha di Singaraja Bali)
24. Prof. Andi Iqbal Burhanuddin (Universitas Hasanuddin)
25. Prof. Andi Pangeran (Universitas Hasanuddin)
26. Prof. Andi Zulkifli (Universitas Hasanuddin)
27. Prof. Ani M Hasan (Universitas Negeri Gorontalo)
28. Prof. Anja Meryandini (Institut Pertanian Bogor)
29. Prof. Anna Erliyana (Universitas Indonesia)
30. Prof. Antonius Suwanto (Institut Pertanian Bogor)
31. Prof. Ari Purbayanto (Institut Pertanian Bogor)
32. Prof. Arie Sukanti Hutagalung (Universitas Indonesia)
33. Prof. Arief Sabdo Yuwono (Institut Pertanian Bogor)
34. Prof. Arifin Sitio (Universitas Mercu Buana)
35. Prof. Aris Tri Wahyudi (Institut Pertanian Bogor)
36. Prof. Armansyah Tambunan (Institut Pertanian Bogor)
37. Prof. Asadul Islam (Universitas Hasanuddin)
38. Prof. Asep Saefuddin (Institut Pertanian Bogor)
39. Prof. Asep Sapei (Institut Pertanian Bogor)
40. Prof. Asmuddin Natsir (Universitas Hasanuddin)
41. Prof. Azyumardi Azra (Universitas Islam Negeri Jakarta)
42. Prof. Baharuddin Hamzah (Universitas Hasanuddin)
43. Prof. Bambang Hero Saharjo (Institut Pertanian Bogor)
44. Prof. Bambang Juanda (Institut Pertanian Bogor)
45. Prof. Bambang Kaswanti (Universitas Atma Jaya, Jakarta)
46. Prof. Bambang Pontjo Priosoeryanto (Institut Pertanian Bogor)
47. Prof. Bambang Purwantara (Institut Pertanian Bogor)
48. Prof. Bambang Riyanto (Universitas Gadjah Mada)
49. Prof. Bambang Rusdiarso (Universitas Gadjah Mada)
50. Prof. Bambang Shergi Laksmono (Universitas Indonesia)
51. Prof. Bernadette N. Setiadi (Unika Atmajaya)
52. Prof. Bernadette Waluyo (Universitas Parahiyangan)
53. Prof. Betty Sri Laksmi Jenie (Institut Pertanian Bogor)
54. Prof. Bibiana W. Lay (Unika Atma Jaya Jakarta)
55. Prof. Billy Sarwono (Universitas Indonesia)
56. Prof. Bingaran Anton Simanjuntak (Universitas Negeri Medan)
57. Prof. Bonar MT Sinaga (Institut Pertanian Bogor)
58. Prof. Budi Eko Soetjipto (Universitas Negeri Malang)
59. Prof. Budi Indra Setiawan (Institut Pertanian Bogor)
60. Prof. Budi Mulyanto (Institut Pertanian Bogor)
61. Prof. Budi Nurani (Universitas Padjadjaran)
62. Prof. Budi Prasetyo (Universitas Airlangga)
63. Prof. Budi Prawvoto (Universitas Wisnuwardhana Malang)
64. Prof. Budimawan, DEA (Universitas Hasanuddin)
65. Prof. C. Hanny Wijaya (Institut Pertanian Bogor)
66. Prof. Cahyono Agus (Universitas Gadjah Mada)
67. Prof. Cecep Darmawan, M.H. (Universitas Pendidikan Indonesia)
68. Prof. Cholichul Hadi MSI (Universitas Airlangga)
69. Prof. Clara M. Kusharto, MSc (Institut Pertanian Bogor)
70. Prof. D. S. Priyarsono (Institut Pertanian Bogor)
71. Prof. Dadang (Institut Pertanian Bogor)
72. Prof. Dadang Sukandar (Institut Pertanian Bogor)
73. Prof. Dadang Syarief (Universitas Padjadjaran)
74. Prof. Damayanti Buchori (Institut Pertanian Bogor)
75. Prof. Darwati Susilastuti (Universitas Borobudur)
76. Prof. Deddy Muchtadi (Institut Pertanian Bogor)
77. Prof. Dede Mariana (Universitas Padjadjaran)
78. Prof. Denny Indrayana (Universitas Gadjah Mada)
79. Prof. Dewi Apri Astuti (Institut Pertanian Bogor)
80. Prof. Diah Ratnadewi (Institut Pertanian Bogor)
81. Prof. Diana Harding (Universitas Padjadjaran)
82. Prof. Dida A Gurnida (Universitas Padjadjaran)
83. Prof. Didik Suharjito (Institut Pertanian Bogor)
84. Prof. Didin Hafiduddin (Institut Pertanian Bogor)
85. Prof. Didy Sopandie (Institut Pertanian Bogor)
86. Prof. Dirayah Rauf Husain (Universitas Hasanuddin)
87. Prof. Djamar TF.Lumban Batu (Institut Pertanian Bogor)
88. Prof. Djumali Mangunwidjaja (Institut Pertanian Bogor)
89. Prof. Duddy S Nataprawira (Universitas Padjadjaran)
90. Prof. Dulmi’ad Iriana (Universitas Padjadjaran)
91. Prof. Dwi Kartini (Universitas Padjadjaran)
92. Prof. Dwia Aries Tina (Universitas Hasanuddin)
93. Prof. Dyah Iswantini (Institut Pertanian Bogor)
94. Prof. E.K.S.Harini Muntasib (Institut Pertanian Bogor)
95. Prof. Edhi Martono (Universitas Gadjah Mada)
96. Prof. Efa Laela Fakhriah (Universitas Padjadjaran)
97. Prof. Ellin Harlia (Universitas Padjadjaran)
98. Prof. Eman Suparman (Universitas Padjadjaran)
99. Prof. Endang Komara (STIKP Pasundan)
100. Prof. Endang Suhendang (Institut Pertanian Bogor)
101. Prof. Endang Sutedja (Universitas Padjadjaran)
102. Prof. Endriatmo Soetarto (Institut Pertanian Bogor)
103. Prof. Engkus Kuswarno (Universitas Padjadjaran)
104. Prof. Erika B. Laconi (Institut Pertanian Bogor)
105. Prof. Ernie Sule (Universitas Padjadjaran)
106. Prof. Erny Poedjirahajoe (Universitas Gadjah Mada)
107. Prof. Etty R. Agoes (Universitas Padjadjaran)
108. Prof. Evie Hulukati (Universitas Negeri Gorontalo)
109. Prof. Evy Damayanthi (Institut Pertanian Bogor)
110. Prof. Faisal Anwar (Institut Pertanian Bogor)
111. Prof. Farida Patittingi (Universitas Hasanuddin)
112. Prof. Fauzi Febrianto (Institut Pertanian Bogor)
113. Prof. Felix Oentoeng Sobagjo (Universitas Indonesia)
114. Prof. Firman F. Wirakusumah (Universitas Padjadjaran)
115. Prof. Fransisca Rungkat Zakaria (Institut Pertanian Bogor)
116. Prof. Fuad Abdul Hamied (Universitas Pendidikan Indonesia)
117. Prof. Gagaring Pagalung (Universitas Hasanuddin)
118. Prof. Ganjar Kurnia (Universitas Padjadjaran)
119. Prof. Gimbal Doloksaribu (Universitas Mercu Buana)
120. Prof. Giyatmi (Universitas Sahid Jakarta)
121. Prof. Gunawan Sumodiningrat (Universitas Gadjah Mada)
122. Prof. H. Naswan Suharsono (Undiksha Bali)
123. Prof. H. Sarwidi (Universitas Islam Indonesia Yogyakarta)
124. Prof. H.Ansar Suyuti (Universitas Hasanuddin)
125. Prof. Hadi Alikodra (Institut Pertanian Bogor)
126. Prof. Hadi Pratomo (Universitas Indonesia)
127. Prof. Hadi Susilo Arifin (Institut Pertanian Bogor)
128. Prof. Hafied Cangara (Universitas Hasanuddin)
129. Prof. Hamzah Halim (Universitas Hasanuddin)
130. Prof. Hanes Riady
131. Prof. Hardinsyah (Institut Pertanian Bogor)
132. Prof. Hariadi Kartodihardjo (Institut Pertanian Bogor)
133. Prof. Harianto Hardjasaputra
134. Prof. Hartati Ch (Universitas Padjadjaran)
135. Prof. Haryono Umar
136. Prof. Hendra Gunawan (Institut Teknologi Bandung)
137. Prof. Herry Purnomo (Institut Pertanian Bogor)
138. Prof. Herry Sonjaya (Universitas Hasanuddin)
139. Prof. Hersanti (Universitas Padjadjaran)
140. Prof. Hibnu Nugroho (Universitas Jenderal Soedirman)
141. Prof. Hidayat Syarief (Institut Pertanian Bogor)
142. Prof. Husein Umar
143. Prof. I B. Jelantik Swasta (Universitas Pendidikan Ganesha Bali)
144. Prof. I Ketut Suda (Universitas Hindu Indonesia)
145. Prof. I Made Sutajaya (Undiksha Singaraja Bali)
146. Prof. I Nengah Suparta (Universitas Pendidikan Ganesha)
147. Prof. I Nengah Surati Jaya (Institut Pertanian Bogor)
148. Prof. I Putu Gelgel (Universitas Hindu Indonesia Denpasar)
149. Prof. I Wayan Darmawan (Institut Pertanian Bogor)
150. Prof. I Wayan Rasna (Universitas Pendidikan Ganesha Singaraja Bali)
151. Prof. I Wayan Redhana (Universitas Pendidikan Ganesha)
152. Prof. I Wayan Santyasa (Universitas Pendidikan Ganesha)
153. Prof. I Wayan Subagia (Universitas Pendidikan Ganesha).
154. Prof. I Wayan Teguh Wibawan (Institut Pertanian Bogor)
155. Prof. Ietje Wientarsih (Institut Pertanian Bogor)
156. Prof. Iis Arifiantini (Institut Pertanian Bogor)
157. Prof. Ildrem Syafri (Universitas Padjadjaran)
158. Prof. Ilya Revianti S. Sunarwinadi (Universitas Indonesia)
159. Prof. Imam Wahyudi (Institut Pertanian Bogor)
160. Prof. Iman Rahayu HS (Institut Pertanian Bogor)
161. Prof. Imas Siti Setiasih (Universitas Padjadjaran)
162. Prof. Irawan Yusuf (Universitas Hasanuddin)
163. Prof. Irwanto (Unika Atmajaya Jakarta)
164. Prof. Iskhaq Iskandar (Universitas Sriwijaya)
165. Prof. Isril Berd (Universitas Andalas)
166. Prof. Iswandi Anas (Institut Pertanian Bogor)
167. Prof. Iwin Sumarman (Universitas Padjadjaran)
168. Prof. J. Sudarminta ( STF Driyarkara)
169. Prof. Joeharnani Tresnati (Universitas Hasanuddin)
170. Prof. Juang R. Matangaran, (Institut Pertanian Bogor)
171. Prof. Junun Sartohadi (Universitas Gadjah Mada)
172. Prof. Kahar Mustari (Universitas Hasanuddin)
173. Prof. Kartawan (Universitas Siliwangi)
174. Prof. Ketut Suma, M.S (Universitas Pendidikan Ganesha Singaraja Bali)
175. Prof. Khaswar Syamsu (Institut Pertanian Bogor)
176. Prof. Kholil (Universitas Sahid Jakarta)
177. Prof. Koentjoro (Universitas Gadjah Mada)
178. Prof. Komang G. Wiryawan (Institut Pertanian Bogor)
179. Prof. Komariah Emong (Universitas Padjadjaran)
180. Prof. Kresnohadi Ariyoto (Universitas Indonesia)
181. Prof. Kusnandi Rusmil (Universitas Padjadjaran)
182. Prof. Lanny W. Pandjaitan
183. Prof. Laura Sudarnoto (Unika Atma Jaya)
184. Prof. Lijan Poltak Sinambela (Universitas Nasional Jakarta)
185. Prof. Lilik Budi Prasetyo (Institut Pertanian Bogor)
186. Prof. Lisdar I. Sudirman (Institut Pertanian Bogor)
187. Prof. Luki Abdullah (Institut Pertanian Bogor)
188. Prof. M Ade M Kramadibrata (Universitas Padjadjaran)
189. Prof. M. Agus Setiadi (Institut Pertanian Bogor)
190. Prof. M. Hendra Chandha (Universitas Hasanuddin)
191. Prof. M. Saleh S. Ali, PhD (Universitas Hasanuddin)
192. Prof. M. Syukur (Institut Pertanian Bogor)
193. Prof. M.H.Bintoro (Institut Pertanian Bogor)
194. Prof. M.Parulian Hutagaol (Institut Pertanian Bogor)
195. Prof. Made Astawan (Institut Pertanian Bogor)
196. Prof. Maggy T Suhartono (Institut Pertanian Bogor)
197. Prof. Mahfud Arifin (Universitas Padjadjaran)
198. Prof. Maman Paturochman (Universitas Padjadjaran)
199. Prof. Maria A. Kartawidjaya (Universitas Atma Jaya Jakarta)
200. Prof. Maria Suwarjono (Universitas Gadjah Mada)
201. Prof. Marimin (Institut Pertanian Bogor)
202. Prof. Marthen Arie (Universitas Hasanuddin)
203. Prof. Ma'Ruf Hafidz (Universitas Muslim Indonesia)
204. Prof. Marzuki, DEA (Universitas Hasanuddin)
205. Prof. Mayling Oey (Universitas Indonesia)
206. Prof. Meily (Universitas Indonesia))
207. Prof. Meity Suradji Sinaga (Institut Pertanian Bogor)
208. Prof. Melani Budianta (Universitas Indonesia)
209. Prof. Metusalach (Universitas Hasanuddin)
210. Prof. Mieke Komar (Universitas Padjadjaran)
211. Prof. Mirnawati B Sudarwanto (Institut Pertanian Bogor)
212. Prof. Mochtar Mas'oed (Universitas Gadjah Mada)
213. Prof. Moh. Ivan Azis (Universitas Hasanuddin)
214. Prof. Moh. Mahfud MD (Universitas Islam Indonesia)
215. Prof. Mohamad Amin (Universitas Negeri Malang)
216. Prof. Mudjahirin Thohir (Universitas Diponegoro)
217. Prof. Mudjahirin Thohir (Universitas Diponegoro)
218. Prof. Mudjio Rahardjo (UIN Maulana Malik Ibrahim Malang)
219. Prof. Mudrajad Kuncoro (Universitas Gadjah Mada)
220. Prof. Muh Nasrum Massi (Universitas Hasanuddin)
221. Prof. Muh. Akmal Ibrahim (Universitas Hasanuddin)
222. Prof. Muh. Yusram Massijaya (Institut Pertanian Bogor)
223. Prof. Muhajir Darwin (Universitas Gadjah Mada)
224. Prof. Muhammad Zainuri (Universitas Trunojoyo Madura)
225. Prof. Muhammad Zilal Hamzah (STIEBI, Jakarta).
226. Prof. Muladno (Institut Pertanian Bogor)
227. Prof. Mulia Purba (Institut Pertanian Bogor)
228. Prof. Mulyono S. Baskoro (Institut Pertanian Bogor)
229. Prof. Musrizal Muin (Universitas Hasanuddin)
230. Prof. Nana Sulaksana (Universitas Padjadjaran)
231. Prof. Nastiti Siswi Indrasti (Institut Pertanian Bogor)
232. Prof. Nathan Hindarto (Universitas Negeri Semarang)
233. Prof. Ni Putu Ristiati (Universitas Pendidikan Ganesha)
234. Prof. Ni Nyoman Padmadewi
235. Prof. Ningrum Natasya Sirait (Universitas Sumatera Utara)
236. Prof. Nuni Gofar (Universitas Sriwijaya)
237. Prof. Nunuk Hariani S (Universitas Hasanuddin)
238. Prof. Nurdien Harry Kistanto (Universitas Diponegoro)
239. Prof. Nuri Andarwulan (Institut Pertanian Bogor)
240. Prof. Nurjanah (Institut Pertanian Bogor)
241. Prof. Nurpilihan Bafdal (Universitas Padjadjaran)
242. Prof. Nurpudji (Universitas Hasanuddin)
243. Prof. Nyoman Dantes (Univ. Pendidikan Ganesha )
244. Prof. Obsatar Sinaga (Universitas Padjadjaran)
245. Prof. Okky Setyawati Dharmaputra (Institut Pertanian Bogor)
246. Prof. Opan S. Suwartapradja (Universitas Padjadjaran)
247. Prof. Panca Dewi (Institut Pertanian Bogor)
248. Prof. Paulus Israwan Setyoko (Universitas Jenderal Soedirman)
249. Prof. Pawennari Hijjang (Universitas Hasanuddin)
250. Prof. PM. Laksono (Universitas Gadjah Mada)
251. Prof. Posman Sibuea (Unika Santo Thomas Medan)
252. Prof. Pratiwi Soedharmono (Universitas Indonesia)
253. Prof. Prijono Tjiptoherijanto (Universitas Indonesia)
254. Prof. Purnama Darmadji (Universitas Gadjah Mada)
255. Prof. Putu Kerti Nitiasih
256. Prof. Rahayu Hidayat Universitas Indonesia)
257. Prof. Rahayu Prabowo (Universitas Diponegoro)
258. Prof. Ratih Dewanti (Institut Pertanian Bogor)
259. Prof. Ratna Ariawati (Universitas Padjadjaran)
260. Prof. Retno Damajanti (Institut Pertanian Bogor)
261. Prof. Retno Murwani (Universitas Diponegoro)
262. Prof. Rhenald Kasali (Universitas Indonesia)
263. Prof. Rianto Adi (Universitas Katolik Atma Jaya Jakarta)
264. Prof. Ridad Agoes (Universitas Padjadjaran)
265. Prof. Rina Oktaviani (Institut Pertanian Bogor)
266. Prof. Rindit Pambayun (Universitas Sriwijaya)
267. Prof. Riris Sarumpaet (Universitas Indonesia)
268. Prof. Ristianto Utomo (Universitas Gadjah Mada)
269. Prof. Rizal Damanik (Institut Pertanian Bogor)
270. Prof. Rizal Syarief (Institut Pertanian Bogor)
271. Prof. Roni Kastaman (Universitas Padjadjaran)
272. Prof. Roostita (Universitas Padjadjaran)
273. Prof. Samugyo Ibnu Redjo (Universitas Padjadjaran)
274. Prof. Sangkala (Universitas Hasanuddin)
275. Prof. Saryono, M.Si. (Univesitas Riau)
276. Prof. Satriyas llyas (Institut Pertanian Bogor)
277. Prof. Sholahuddin (Universitas Sebelas Maret)
278. Prof. Sigit Riyanto (Universitas Gadjah Mada)
279. Prof. Sihol Situngkir (Universitas Jambi)
280. Prof. Sismanto (Universitas Gadjah Mada)
281. Prof. Slamet Budijanto (Institut Pertanian Bogor)
282. Prof. Soenyono (Universitas Wisnuwardhana Malang)
283. Prof. Sofie Rifayani Rifai (Universitas Padjadjaran)
284. Prof. Sri Hartoyo (Institut Pertanian Bogor)
285. Prof. Sri Mulyani (Universitas Negeri Semarang)
286. Prof. Sri Wilarso Budi (Institut Pertanian Bogor)
287. Prof. Subagyo Pramumijoyo (Universitas Gadjah Mada)
288. Prof. Sudradjat Supian (Universitas Padjadjaran)
289. Prof. Sugeng Utaya (Universitas Negeri Malang)
290. Prof. Suharsono (Institut Pertanian Bogor)
291. Prof. Sujianto (Universitas Riau)
292. Prof. Suko Wiyono (Universitas Negeri Malang)
293. Prof. Sulistiono (Institut Pertanian Bogor)
294. Prof. Sulistyowati Irianto (Universitas Indonesia)
295. Prof. Sulmin Gumiri (Universitas Palangka Raya)
296. Prof. Sumadi (Universitas Negeri Malang)
297. Prof. Suminar Akhmadi (Institut Pertanian Bogor)
298. Prof. Sunarno (Universitas Gadjah Mada)
299. Prof. Sunjoto (Universitas Gadjah Mada)
300. Prof. Supriyatna Sutardjo (Universitas Padjadjaran)
301. Prof. Sutinah Made (Universitas Hasanuddin)
302. Prof. Sutrisno Mardjan (Institut Pertanian Bogor)
303. Prof. Suyono (Universitas Negeri Malang)
304. Prof. Syamsu Alam (Universitas Hasanuddin)
305. Prof. Syamsul Bachri (Universitas Hasanuddin)
306. Prof. Tadjudin Nur Effendi (Universitas Gadjah Mada)
307. Prof. Tarkus Suganda (Universitas Padjadjaran)
308. Prof. Tati Nurmala (Universitas Padjadjaran)
309. Prof. Tineke Mandang ((Institut Pertanian Bogor)
310. Prof. Todung Mulya Lubis (University of Melbourne)
311. Prof. Toto Subroto (Universitas Padjadjaran)
312. Prof. Tri Budi Rahardjo (Universitas Respati Indonesia)
313. Prof. Tri Ratna Murti (Universitas Persada Indonesia YAI)
314. Prof. Tridoyo Kusumastanto (Institut Pertanian Bogor)
315. Prof. Tualar Simarmata (Universitas Padjadjaran)
316. Prof. Tun Tedja Irawadi (Institut Pertanian Bogor)
317. Prof. Tuti Widjastuti (Universitas Padjadjaran)
318. Prof. Tutik Wresdiyati (Institut Pertanian Bogor)
319. Prof. Tuty L. Yusuf (Institut Pertanian Bogor)
320. Prof. Udiansyah (Universitas Lambung Mangkurat)
321. Prof. Ujang Sumarwan (Institut Pertanian Bogor)
322. Prof. Umar Santoso (Universitas Gadjah Mada)
323. Prof. Umi Cahyaningsih (Institut Pertanian Bogor)
324. Prof. Upik Kesumawati (Institut Pertanian Bogor)
325. Prof. W. Dj. Pomalati, MPd (Universitas Negeri Gorontalo)
326. Prof. Wahyudi Kumorotomo (Universitas Gadjah Mada)
327. Prof. Waras Kamdi (Universitas Negeri Malang)
328. Prof. Warid Ali Qosim (Universitas Padjadjaran)
329. Prof. Wasino (Universitas Negeri Semarang)
330. Prof. Wasmen Manalu (Institut Pertanian Bogor)
331. Prof. Wasrin Syafii (Institut Pertanian Bogor)
332. Prof. Widjijono (Universitas Gadjah Mada)
333. Prof. Yanto Santosa (Institut Pertanian Bogor)
334. Prof. Yayat Dahiyat (Universitas Padjadjaran)
335. Prof. Yeremias T. Keban (Universitas Gadjah Mada)
336. Prof. YH. Udju D. Rusdi (Universitas Padjadjaran)
337. Prof. Yonny Koesmaryono (Institut Pertanian Bogor)
338. Prof. Yuli Retnani (Institut Pertanian Bogor)
339. Prof. Yuliandri (Universitas Andalas)
340. Prof. Yulianto Kadji (Universitas Negeri Gorontalo)
341. Prof. Yunita Winarto (Universitas Indonesia)
342. Prof. Yushinta Fujaya (Universitas Hasanuddin)
343. Prof. Yusuf Sudo Hadi (Institut Pertanian Bogor)
344. Prof. Yuyun Yuwariah (Universitas Padjadjaran)
345. Prof. Zainul Daulay (Universitas Andalas)
346. Prof. Zulfadil (Universitas Riau)
347. Prof. Zulkifli Nasution (Universitas Sumatera Utara)

 
 
JPNN - Galaberita